Gadget – danartsign BLOG on Handhelds

22 Januari 2006

I tried to see my blog on a small screen devices..200 pixels wide for handheld users..yes it’s still on the trial..tested on my friend’s Pocket Explorer Windows Mobile 2003 (iPAQ 4150) using WiFi..and on Opera 8.51 using small screen mode (Shift+F11)..works fine for a while..I’ll check it again later..


CompTech – Between Firefox 1.5 and Opera 8.51

22 Januari 2006

As a starter (..not a geek..), I found Firefox 1.5 and Opera 8.51 (under Win XP) were more better than Internet Explorer 6.0 (waiting for IE7..?). Both of them have (which IE doesn’t..not yet..?) :
Classic fights..


Health Informatics – Surveilans dan Standar Data

12 Januari 2006

Suatu sistem surveilans kesehatan masyarakat (Public Health Surveillance System) di masa kini banyak didukung oleh perkembangan teknologi elektronik. Seharusnya arus data yang dikumpulkan pun menjadi lebih cepat / real-time, mampu memonitor perkembangan / penyebaran kejadian kesehatan / penyakit (tren) di masyarakat serta bermanfaat bagi para pengambil kebijakan bidang kesehatan untuk melakukan tindakan yang tepat dan segera. Namun, nampaknya masalah standardisasi data masih akan menjadi topik hangat pada perkembangan sistem surveilans di beberapa negara termasuk Indonesia.

The National Electronic Disease Surveillance System (NEDSS) merupakan salah satu organisasi yang mengembangkan proses standardisasi data kesehatan mulai dari pengumpulan data, manajemen, pertukaran / pengiriman, analisis, akses dan diseminasi. Berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi di negara kita.

Pengumpulan data
Suatu masalah kesehatan biasanya ditemukan dan dilaporkan oleh penyedia pelayanan kesehatan seperti: puskesmas, dokter swasta, bidan, balai pengobatan, laboratorium dan rumah sakit. Isu penting yang ada adalah apakah format laporan yang digunakan sudah memenuhi standar yang ada secara nasional? Apakah definisi kasus tiap kejadian penyakit sudah terjabarkan secara jelas? Diperlukan juga format standar yang memudahkan pertukaran data secara elektronik nantinya. Untuk kemudahan dan kecepatannya, data bisa dikirimkan dalam bentuk kertas, menggunakan sms, telepon, faksimil, email, disket, flash-disk atau bahkan PDA dan beberapa daerah sudah memiliki wide area network maupun sistem informasi berbasis web. Data dikirimkan ke level pemerintahan lokal / dinkes kabupaten / kota, dinkes propinsi dan seterusnya hingga ke Depkes pusat. Pengumpulan data sebaiknya juga bersifat aktif, jangan hanya pasif.

Manajemen data
Untuk mencegah multiplikasi data, diperlukan suatu sistem pendataan identitas penduduk yang baik dan unik. Nantinya juga dibutuhkan suatu software register database yang mampu memfilter data ganda tersebut. Standar arsitektur data sebaiknya ditetapkan menggunakan format program tertentu seperti .doc dari Microsoft Word atau .odt (OpenDocument Text) dari OpenOffice.org 2.0 yang gratis, atau XML (eXtensible Markup Language) untuk memudahkan petukaran data elektronik.

Pertukaran / pengiriman data
Kerahasiaan data adalah isu penting disini, dimana pengiriman informasi menjadi sangat rawan dengan alam internet yang terbuka. Untuk mengatasinya dapat dengan menerapkan area network untuk lingkup tertentu atau menggunakan jalur internet terenkripsi.

Analisis data
Perubahan tren kejadian kesehatan tertentu dengan bantuan metode statistik serta dukungan software database dan pemetaan (misalnya EpiInfo) akan membantu analisis dan penyajian data nantinya.

Akses dan diseminasi data
Selain bermanfaat bagi pengambil kebijakan, hasil analisis data disimpan dalam database masing-masing level pemerintahan dan dapat digunakan untuk promosi kesehatan masyarakat melalui jalur internet maupun sms interaktif sesuai kebutuhan masyarakat.

Untuk memudahkan pengolahan data dari berbagai sumber dan berbagai macam jenis data menjadi informasi yang berguna bagi kebijakan kesehatan selanjutnya, diperlukan suatu standar tertentu mengenai format laporan, definisi kasus, software pengolah data serta jalur internet yang aman.


Gadget – Memaksimalkan PDA bagi Kalangan Medis

10 Januari 2006

Dengan makin banyaknya rekan-rekan di kalangan medis yang menggunakan perangkat genggam (gadget / handheld) canggih seperti PDA (Personal Digital Assistant), PDA-Phone, Communicator, ponsel ber-OS (Operating System) dan sebagainya, penulis ingin sedikit berbagi info mengenai penggunaannya. Sayang jika alat canggih tersebut belum dimanfaatkan maksimal.

Khusus PDA dengan sistem operasi Palm® dan Windows Mobile® / Microsoft® Pocket PC memiliki banyak perangkat lunak yang bisa dimanfaatkan. Software tersebut banyak tersedia dalam versi gratis (freeware) maupun berbayar.

Untuk informasi umum (medis dan lainnya) serta download software secara legal silakan mencoba di freewaerepalm untuk Palm® OS dan freewareppc untuk Windows Mobile® / Pocket PC (PPC).
Untuk gadget dengan Symbian® OS bisa mencoba di allaboutsymbian dan yang menggunakan Linux Mobile OS bisa memperoleh informasi di linuxdevices.

Handheld computers using the Palm operating system (PalmOS) or Microsoft PocketPC operating system are becoming an almost essential tool in medical education and practice.”1

Untuk lingkungan medis atau yang berhubungan dengan kesehatan, pilihan software masih didominasi oleh Palm® OS dan Windows Mobile® OS. Selain keduanya merupakan pemain lama (terutama Palm®) dan didukung nama besar perusahaan masing-masing, juga banyak artikel elektronik kesehatan / kedokteran yang dibuat dalam format palm, pocket word, pdf dan diimbangi dengan software pembaca seperti DataViz Word To Go (Palm®), Pocket Word (PPC), Adobe Reader, Isilo, eReader dan sebagainya. Berikutnya akan kita fokuskan pada dua OS tersebut.

Yang ingin melengkapi PDA dengan e-book, berbagai macam kategori termasuk kesehatan bisa dibaca dan di-download di memoware secara gratis.

Beberapa software medis bisa dicoba di channel downloads medpda.

Menurut salah satu jurnal penelitian Canadian Medical Association Journal (CMAJ), penggunaan PDA di kalangan dokter telah mengalami peningkatan yang dibarengi dengan upaya pembelajaran penggunaannya serta pemilihan aplikasi terbaik yang dibutuhkan.

Survey oleh Skyscape® ( 2003) menunjukkan lebih dari 88% dokter menggunakan PDA, 72% dilaporkan menggunakan untuk tujuan pengobatan, hampir 90% menyatakan PDA membantu mereka memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih dari 85% menyetujui penggunaan PDA mengurangi medical error dan selengkapnya di halaman berikut.

Beberapa waktu lalu HandHeld.com memberitakan (9 January 2006):

..First responders use the software to create an electronic record of the patient’s information, including incident, location, treatment and photos. They then used the PDAs to transmit the information to hospitals via mobile phone networks. Patients also receive barcoded wristbands that can be scanned with the PDAs to access the data…

Kapan ya kita bisa seperti itu..

Sebagai tambahan referensi, beberapa situs medis2 (dan yang berkaitan) lainnya, dapat dikunjungi di :

AvantGo – The Internet on your handheld | CollectiveMed.com PDA Center – Medical PDA hardware and software on the Internet | e-Med Tools – Medical computing solutions for Palm OS | ePocrates – Handheld network for physicians | Handango – Listing of PDA accessories and software for sale | Handheld computers in Family Medicine – Discusses the use of handheld computers for medical applications | HandHeldMed – Clinical handheld computing | Healthy PalmPilot – 500+ Downloadable Resources | JournalToGo – No charge clinical service, downloadable to your handheld | The Medical Guide – The 2000 Guide to Handheld and Palmtop Computing Resources for Health Care Professionals | Medical Piloteer – Webring of sites providing medical resources for the Palm OS | Medical Resources for Palm Users – Six pages of software | Medical Resources for the Palm Computing Platform | MemoWare – Listing of medicine files | Palm Boulevard – Many freeware/shareware downloads | PalmGear.com – For Palm stuff | PalmPilot Archives – Downloads for PDAs listed by operating system | PDA – MD.com – Medical PDA resource | PDAs for Health Care Providers – Directory of PDA resource pages from the Arizona Health Sciences Library | The Pediatric Pilot Page – A couple applications for Pediatrics | Peripheral Brain – Many Shareware/Freeware applications for your Palm | Review of medical software for Palms – Browse medical Palm software | Tucows – Software downloads for any operating system, including Palm OS and Windows CE | Skyscape.com – Provides a collection of medical reference titles | Washington University Medical Palm initiative – Links to useful web resources related to the Palm.
Maaf jika seandainya terdapat broken links.

Selain dari internet, software bisa didapat dari majalah-majalah gadget / komputer yang memberikan bonus cd software.

Sebelum download software / file, penulis menyarankan:

  • back-up (syncronization) data anda ke pc / laptop (karena tidak ada jaminan semuanya berjalan baik-baik saja! try it on your own risk!)
  • baca review software / file-nya dulu (apakah anda memang membutuhkan software-nya)
  • cek kompatibilitasnya dengan OS, prosesor, warna layar, memori, dll (tergantung software-nya)
  • download via WiFi (untuk kecepatannya) atau melalui proses syncronization (jika dari pc / laptop ber-internet) ke memory card agar tidak mengurangi ROM / memori internal gadget anda.

Referensi:
1. Dalhousie University Faculty of Medicine. (2005)

Recommendations for Handheld Hardware and Software[Internet]. Canada : Dalhousie University Faculty of Medicine. Available on:<http://handheld.medicine.dal.ca/> [Accessed 10 January 2006]

2. Farmer, J. (2002)

PDAs in medicine [Internet], The Brody School of Medicine East Carolina University. Available from:<http://www.ecu.edu/bsomacaddev/webguides/PDAlinks.html> [Accessed 10 January 2006].

Health Informatics – SIK di Era Desentralisasi

8 Januari 2006

Penerapan desentralisasi/otonomi regional didasari dengan dikeluarkannya:

  • UU No. 22 Tahun 1999 yang mengatur tentang Pemerintahan Daerah
  • UU No. 25 Tahun 1999 mengenai Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah

Proses pelaksanaan desentralisasi diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP), Keputusan Presiden dan Keputusan Menteri yang dikeluarkan berikutnya, antara lain (termasuk kesehatan):

  • PP No. 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom
  • PP No. 20 Tahun 2001 tentang Pembinaan dan Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
  • Keputusan Presiden No. 40 Tahun 2001 tentang Pedoman Kelembagaan dan Pengelolaan Rumah Sakit Daerah
  • Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial R.I. No. 1747/Menkes-Kesos/SK/XII/2000 tentang Pedoman Penetapan Standar Pelayanan Minimal dalam Bidang kesehatan di Kabupaten/Kota
  • Keputusan Menteri Kesehatan R.I. No. 551/Menkes/SK/V/2002 tentang Kebijakan dan Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKNAS)

SIK (Sistem Informasi Kesehatan) memberikan dukungan informasi kepada proses pengambilan keputusan di semua tingkat administrasi pelayanan kesehatan (Sistem Kesehatan). Maka, SIK harus sesuai dengan struktur manajemen kesehatan dari Sistem Kesehatan.

Dengan adanya desentralisasi, maka pengembangan SIK diserahkan pada kemampuan dan kebutuhan daerah sesuai kondisinya masing-masing. Karakteristik data yang dibutuhkan di pusat dan daerah pun berbeda dimana daerah mesti menjaring data berdasar ID yang unik, sedangkan kebutuhan pusat lebih kepada jumlah data yang tidak serinci data di daerah. Sistem pencatatan dan pelaporan seperti data vital, surveilans, data pelayanan, pemetaan, pengendalian wabah seharusnya sudah lebih terintegrasi dengan adanya database yang online di website dinas kesehatan dan depkes sesuai standar dan interoperabilitasnya. Pemanfaatan internet yang semakin luas di kalangan medis seharusnya mampu meningkatkan proses pembelajaran di kalangan medis dan masyarakatnya.

Arus data pun tidak lagi sekedar vertikal dari daerah ke pusat. Dan hal inilah yang sering menjadi dilema. Siapa memerintah siapa, siapa mengurusi siapa…

Perubahan tentu tidak semudah itu terjadi. Diperlukan pengembangan secara bertahap, pelatihan, penelitian dan tenaga-tenaga baru bidang informatika kesehatan.


Blog – Mengubah Layout dan Template Blog

8 Januari 2006

Jika ada waktu, ingin mengubah layout dan template blog anda, hanya dibutuhkan sedikit keterampilan css dan html/xhtml.

Silakan ikuti di:

kemudian boleh diikuti tulisan saya sebelumnya:

sebelumnya..ingat simpan dulu template anda..selamat mencoba..


Health Info – Formalin dalam makanan

3 Januari 2006

Makanan yang ‘diduga’ mengandung formalin memiliki sifat khas:

  • kenyal (mis. bakso, tahu, mi)
  • awet/tahan lama/tidak mudah busuk (mis. ikan)
  • berbau menyengat khas formalin
  • warna makanan kadang menjadi pucat dan tidak segar (mis. ikan)

Untuk pastinya memang memerlukan pemeriksaan laboratorium.

Press release dari BPOM DKI Jakarta bisa dibaca disini.