CompTech – Konversi pengolah kata dan ukurannya

Walaupun memori (internal dan eksternal) sekarang murah dan banyak macamnya, efisiensi tetap dibutuhkan dalam kondisi tertentu dimana kapasitas media penyimpanan telah terbatas.

Dengan menggunakan:

  1. OpenOffice.org 1.1.5 (status: gratis, open source, versi stabil)
  2. OpenOffice.org 2.0.1 (gratis, open source, belum stabil)
  3. MS Word 2002 SP3 (berbayar, lisensi Campus Agreement)
  • masing-masing batas tepi: 2 cm
  • huruf standar: Arial ukuran 12
  • PDF Creator 0.9.0 (gratis, open source)
  • sistem operasi Windows XP Home Edition versi 5.1 SP2 (berlisensi),

saya melakukan uji coba sederhana untuk mengetahui ukuran (kilobita/kilobyte/kb) penyimpanan suatu berkas (file) teks.

Pada Windows Explorer, ukuran penyimpanan berkas kosong dengan format MS Word 97/2000/XP terbaca:

  1. tes_1.doc; 8 kb
  2. tes_2.doc; 8 kb
  3. tes_3.doc; 20 kb

Dengan contoh teks menggunakan kopi-pasta/copy-paste Shortcut Keys for OpenOffice.org Writer 1.1.5, disimpan dalam format .doc:

  1. tes_4.doc; 37 kb
  2. tes_5.doc; 33 kb
  3. tes_6.doc; 55 kb

Dengan teks yang sama, berkas disimpan dalam format standar masing-masing:

  1. tes.sxw; 10 kb
  2. tes.odt; 14 kb
  3. tes.doc; 55 kb

Dengan teks yang sama, konversi ke format PDF dengan built-in PDF OpenOffice.org:

  1. tes_1.pdf; 74 kb
  2. tes_2.pdf; 97 kb
  3. MS Word tidak memiliki konversi PDF built-in

Dengan teks yang sama, konversi ke format PDF dilakukan dengan bantuan PDF Creator 0.9.0:

  1. tes_4.pdf; 23 kb
  2. tes_5.pdf; 24 kb
  3. tes_6.pdf; 22 kb

Kesimpulan saya: penggunaan OpenOffice.org 1.1.5 cukup efisien dalam penyimpanan berkas.

Saran:

  • perlu uji coba dengan teks yang lebih kompleks (tabel, gambar, dll)
  • perlu uji coba kompatibilitas dan konversi isi
  • perlu uji coba konversi PDF lainnya

Dokumentasi OpenOffice.org dalam Bahasa Indonesia ada di Dokumentasi OpenOffice.org.

7 Balasan ke CompTech – Konversi pengolah kata dan ukurannya

  1. I Made Andi Arsana mengatakan:

    halo Dani.
    Sekilas nampak kalau hasil konversi ke pdf (dg pdf creator) justru file ms word yang menghasilkan file pdf paling kecil. Bener gak ya?

    Kalau bener, artinya bisa juga ditambahin satu tips. Saat akan mem=pdf-kan satu file, maka jadikan dulu filenya msword format (sementara) walaupun tadinya diketik dengan open office dll. Setelah jadi pdf, file ms wordnya dihapus biar gak menuh-menuhin space. Gimana?

  2. Dani Iswara mengatakan:

    ya Ndi, benar..
    tambahan lg:
    1)tautan (link) pada format pdf dgn OO.org 2.0.1 masih berfungsi..
    2)bentuk format pdf ini beda jumlah 1 hlm dgn pdf lainnya..huruf (font-nya) ada yg agak lbh ‘makan tempat’
    3)OO.org terkesan lbh lambat dari MS Word, mungkin kr OO.org berbasis XML..
    tq tambahan tipsnya..

  3. kabayanhttp://kabayan.blogsome.com mengatakan:

    oh…(cengo) tenkyu

  4. Hexx mengatakan:

    Hello,

    Sorry for making an off-topic comment, but I’m trying to make my blog XHTML valid, and the Blogger navbar is giving me trouble. I’ve managed to hide it, but since the code is still technically there, it still forms validation errors.

    Since your blog is 100% valid, I was wondering if you could tell me how you dealt with the navbar?

    Thanks!

  5. Dani Iswara mengatakan:

    Dear Hexx,

    May I know ur site, please..
    remember, I’m not a geek🙂
    but let’s try a bit..

  6. Hexxhttp://hexxenn.blogspot.com/ mengatakan:

    My site is http://hexxenn.blogspot.com/

    Nothing there yet, just the barebones of my layout.

  7. Dani Iswara mengatakan:

    nice..ur livejournal [??] too..coz I’m not that expert in xhtml (it’s true🙂 ), U can try to see my [extended option in W3C site] validation’s page [css link and xhtml]..

%d blogger menyukai ini: