GNU/Linux – GNU/Linux, Windows, Open Source Software

Menurut Sitemeter yang saya pasang, sepanjang tahun 2006, sebagian besar pengguna komputer pengunjung blog ini menggunakan Windows XP sebagai sistem operasi dan Internet Explorer 6.0 sebagai browser-nya. GNU/Linux dan Firefox menempati posisi berikutnya.

Di tengah gencarnya gerakan penegakan HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) dan anjuran penggunaan open source software oleh pemerintah dan kelompok komunitas (Open Source Software), MoU (Money eh Memorandum of Understanding) antara Pemerintah RI dan Microsoft tetap berjalan.

Selain penggunaan sistem operasi Windows, aplikasi perkantoran seperti MS Office juga masih banyak digunakan di kalangan pemerintahan, pendidikan (beberapa kampus telah menerapkan Campus Agreement), termasuk kesehatan.

Di beberapa negara lain terjadi kegagalan/penolakan kesepakatan dengan Microsoft, sehingga memutuskan menggunakan sistem operasi turunan (distro) GNU/Linux dan open source software. Bahkan berkembang standardisasi format dokumen di lingkungan pemerintahan yang disepakati menggunakan Open Document Format (ODF) seperti pada OpenOffice.org. MS Office pun akan mengikuti standar ini.

Pemikiran penggunaan open source software di Indonesia nampaknya mengacu pada penghematan devisa negara, pengembangan sumber daya manusia, penegakan HaKI, mengurangi ketergantungan dari negara lain, dan seterusnya.

Lalu :

  1. Mengapa kita belum juga beralih dari Windows (bajakan)?
  2. Apa keuntungan open source software dan free software?
  3. Mengapa pakai GNU/Linux?

Sependek yang saya ketahui sebagai pemula (saya mengenal komputer PC sejak SMU; memiliki PC sendiri baru pertengahan kuliah S1 dulu dan lulus dengan bantuan program-program bajakan🙂 ; terpapar laptop, Internet, dan open source software sejak kuliah di Yogyakarta, ok kembali ke too cool🙂 ) komputer desktop dan komputer jinjing (laptop;notebook), berikut ini jawaban saya untuk pertanyaan #1:

  1. Windows jelas lebih nyaman
    • Tidak perlu tahu/belajar apa itu GNU/Linux
    • Tidak perlu bingung urusan driver dan pengenalan perangkat
    • Instalasi software/perangkat[piranti] lunak ‘relatif’ lebih mudah (tidak repot oleh paket dependensi dan cara teks)
    • (Masih) Lebih banyak penggunanya, relatif lebih mudah mencari bantuan
  2. Sulit mengubah kebiasaan di atas
  3. Tidak (mau) mengerti HaKI itu jenis binatang apa🙂

Jawaban #2:

  1. Bebas dikembangkan menurut lisensinya
  2. Bebas diperbanyak menurut lisensinya
  3. Bebas disebarkan menurut lisensinya
  4. Bebas digunakan menurut lisensinya

Bebas disini belum tentu selalu berarti gratis.

Jawaban #3:

  1. Tidak ingin repot dengan virus
  2. Lebih murah dari Windows (asli); bahkan ada yang gratis dan legal
  3. Banyaknya distro berarti lebih bebas memilih sesuai keinginan
  4. Paket aplikasi/piranti lunak standar yang lebih lengkap, murah dan legal dibanding Windows (distro GNU/Linux berbasis KDE terasa lebih lengkap dibanding GNOME)

Saran untuk yang berminat migrasi (melegalkan diri):

  • sesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan (berbeda sendiri mungkin agak menyusahkan..)
  • mencoba menggunakan piranti lunak open source windows dan free software di Windows (bukan bajakan)
  • mencoba edisi live cd salah satu distro GNU/Linux
  • mencoba dual boot GNU/Linux dan Windows

Bagaimana dengan anda?

9 Balasan ke GNU/Linux – GNU/Linux, Windows, Open Source Software

  1. Anonymous mengatakan:

    Di Monash kalo mau login ke komputer selalu ditanya mau pake Linux apa Windows katanya IT disini prefer Linux instead of Windows so apa yang kamu tulis cucok banget

  2. Dani Iswara mengatakan:

    #1. Ady: yup relatif lbh aman dr virus dibanding Windows..plg ngga di bidang kesehatan kita, GNU/Linux dpt dijadikan sbg alternatif dikala terbentur mslh biaya dan legalitas atau malah dijadikan bagian jangka panjang utk pengembangan sistem kesehatan berbasis open source [investasi..]

  3. jonihttp://jrputra.blogspot.com mengatakan:

    kalo aku masih pake Windows XP dan IE mas.
    Aku gak ngeh sama yang namanya GNU/LINUX??

    Salam Kenal.

  4. Dani Iswara mengatakan:

    #3. Joni RP: makasi dah mampir Mas Joni, yg penting sesuai kebutuhan kan ya (apalagi kl legal..)..bukan anti GNU/Linux..bukan anti MS..tdk mengkultuskan si Penguin apalagi si Jendela..jd ambil baik2nya aja..

    dibanding keduanya, mnrt saya Mac OS (Apple) lbh powerfull dr sisi tampilan grafis, kecepatan, virus free, hanya mungkin pengguna tll dimanjakan shg ada yg berpendapat Mac OS krg bs dioprek..🙂

    spt tulisan Mas Joni, mengubah kebiasaan memang sulit..😦

  5. cakmoki mengatakan:

    Yang enak mungkin yang friedly, dan paling mak nyusss, menurut saya yang open source hehehe, gratis. Office punya Open office asyik juga, saya makai mulai versi 1.0 sampai versi 2.1 dapat dari bonus majalah pc media.
    Majalahnya open office ada juga, lengkap dengan panduannya.
    Gratisan frienly …😀

  6. Dani Iswara mengatakan:

    #5. Pak Hatmoko aka cakmoki: iya pak.. asal ngetiknya pake styling dan formatting yg standar, hrsnya tampilannya ‘aman’ di MS Office, utk lbh jelasnya silakan lihat2 di proyek OpenOffice.org

  7. zulharman, dr mengatakan:

    Salam kenal Mas Dani,
    Saya juga baru mulai menggunakan linux. Ternyata jadi ketagihan. Untuk yang mau mencoba migrasi dari windows ke linux coba saja pakai distro xandros (instalasi dan tampilannya mudah, mirip windows). Saya udah mencoba distro suse 10.1, fedora core 6, xandros oce 3.0.2, dan mandriva 2006. Distro ini semuanya bisa jadi multiboot di laptop saya. Distro favorit saya xandros dan mandriva (krn tersedia tampilan bahasa indonesia jadi mudah belajarnya). Dukungan untuk drivernya pun udah semakin banyak.Pokoknya linux sekarang tampilan dan penggunaannya sudah mudah sekali, ayoo kita migrasi ke linux.

  8. dani iswarahttps://daniiswara.wordpress.com/ mengatakan:

    #7. Zulharman, dr.: iya mas, trus pengalamannya diceritain aja di blog, jd makin banyak yg bisa sharing..😀
    selamat ber-Linux ya..

  9. andri kusnadi mengatakan:

    NIK AKU YO MENDING NGGO LINUX TO YO!!!!ORA CLOSED SOURCE(1999-KOIT 98%)SIAPA BILANG LINUX ITU SUSAH HANYA PERLU NIAT+DUIT LAGI PULA MEMALUKAN BELI BAJAKAN

%d blogger menyukai ini: